SERING KENTUT? WASPADAI 4 PENYAKIT
INI
Tentu kita sudah tak asing lagi dengan yang namanya kentut.
Kentut merupakan hal yang normal karena berasal dari reaksi metabolisme dan
bakteri dalam saluran pencernaan. Setiap orang memiliki frekuensi kentut yang
berbeda-beda, tergantung pada kondisi saluran pencernaan dan makanan yang
dikonsumsi. Sedangkan bau yang ditimbulkan bisa juga tergantung pada makanan
yang dikonsumsi, lama menahan kentut dan jenis bakteri yang hidup di dalam
usus.
Sering Kentut? Waspadai 4 Penyakit Ini!
Namun, ada yang harus Anda waspadai jika tiba-tiba frekuensi
kentut terjadi secara berlebihan. Tentu hal yang tak wajar ini dapat terjadi
karena sesuatu di dalam pencernaan kita. Apalagi jika disertai rasa tidak
nyaman pada perut, mual, kepala sering pusing, perut menjadi bengkak dan sakit
perut selama beberapa waktu. Anda harus segera memeriksakan ke dokter untuk
mengetahui kondisi pencernaan Anda sekaligus penanganannya. Sebagai pengetahuan
awal, setidaknya ada 4 penyakit yang dapat diindikasikan dengan adanya kentut
yang berlebihan. Berikut ini 4 penyakit indikasi kentut berlebihan.
1. Sembelit
Sembelit sering disebabkan karena konsumsi makanan yang
banyak mengandung lemak dan protein. Hal ini dapat diperparah dengan kurangnya
konsumsi air putih, kurangnya sayuran dan buah yang mengandung serat. Pada
umumnya, sembelit ini dapat hilang setelah buang air besar dan frekuensi kentut
pun berkurang.
2. Gastroenteritis
Gastroenteritis adalah kondisi yang ditandai dengan
peradangan pada lambung dan usus halus sebagai akibat dari zat beracun dari
bakteri atau infeksi virus. Peradangan ini menyebabkan lambung tidak dapat
bekerja dengan baik sehingga menghasilkan banyak gas. Gastroenteritis dapat
ditularkan melalui makanan yang dikonsumsi. Gejala yang biasa dialami yaitu
sering kentut, perut mual, perut tidak nyaman, muntah dan sulit untuk menerima
makanan.
3. Alergi makanan
Ada sebagian orang yang alergi terhadap makanan tertentu
sehingga gas dalam perut berlebihan. Hasilnya frekuensi kentut pun semakin
sering. Makanan yang menyebabkan alergi banyak mengandung beberapa jenis gula
seperti laktosa. Untuk mencegah dan mengatasinya, ketahui alergi makanan Anda
dan hindari makanan pemicu tersebut.
4. Sindrom iritasi pada usus
Usus yang mengalami iritasi dapat menjadi pemicu produksi
gas yang berlebihan. Kondisi ini dapat dikategorikan serius sehingga diperlukan
penanganan yang cepat. Jika tidak maka iritasi dapat menyebar dan menyebabkan
tubuh kekurangan pasokan nutrisi. Tubuh dapat menjadi lemas.
Agar kita terhindar dari keempat penyakit diatas dan
frekuensi kentut dalam kondisi normal maka ada baiknya jika mengatur asupan
makanan kita.. Hindari makanan yang dapat memicu gas berlebihan dan makanan
yang dapat menyebabkan gangguan sistem pencernaan. Lebih baik konsumsi makanan
yang mengandung serat. Atur pola makan secara teratur dan hindari mengunyah
dalam waktu singkat. Paling penting adalah hindari stres dan gelisah serta
perbanyak olahraga.
Itulah beberapa tanda-tanda penyakit melalui kentut terima
kasih telah membaca nya and salam sehat.
Sumber:tipskesehatanku.com
Jika artikel ini bermanfaat bagi kita silahkan like dan
share
0 Response to "INILAH BAHAYA JIKA ANDA SERING KENTUT"
Post a Comment